No title

Dengan es krim alpuket 1 pint dan soundtrack chronicles of narnia-prince caspian, saya biarkan pikiran saya menerawang.

Saya merindukan diri saya yang dulu, yang penuh dengan semangat keremajaan. Remaja yang penuh mimpi dan cita-cita. Percaya nanti pada saatnya saya akan memperoleh kesempatan meraih mimpi itu.

Pada kenyataannya, realita menghajar. Satu persatu mimpi itu harus dikompromikan. Tercapai tapi berkurang esensinya atau menghilang saja.

Dan pada saat seperti ini, saya benci menjadi dewasa. Saya merindukan mimpi kekanak-kanakan saya. Saya merindukan kebebasan saya bermimpi. Saya merindukan keyakinan saya bahwa mimpi itu bisa tercapai. Saya merindukan diri saya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s